News Update :
Powered by Blogger.
Hot News »
Bagikan kepada teman!

Jalan Menuju Pelabuhan Dadap - Juntinyuat Di hotmix

Penulis : hihuu on Friday, 17 April 2015 | 15:58

Friday, 17 April 2015

Pemerintahan Kabupaten Indramayu saat ini terus memperbaiki sejumlah ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan cukup parah. Kali ini jalan sepanjang 1,8 kilometer yang menuju Pelabuhan Dadap Kecamatan Juntiyuat sedang diaspal dengan sistem hotmix. Namun pekerjaan terpaksa dihentikan karena kehabisan aspal hotmix.

Sadi, seorang petugas perbaikan jalan menjelaskan menjelang arus mudik dan lebaran 2014 jalan milik kabupaten yang rusak sedang diperbaiki. Kondisi jalan menuju Pelabuhan Dadap sudah lama mengalami kerusakan. Sepanjang jalan menuju pelabuhan saat ini menjadi halus dan tidak ada lagi lubang yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
Sementara wakil bupati Indramayu, Drs H Supendi MSi menuturkan, pemerintah daerah mengalokasikan dana perbaikan jalan hampir ratusan miliar melalui APBD Kabupaten Indramayu. Perbaikan jalan tersebut meliputi jalan kabupaten termasuk jalan vital yang menghubungkan antar desa dan kecamatan yang lainnya. "Kami disini berharap semua ruas jalan yang ada di kabupaten itu harus bisa dilintasi oleh  jalur mudik," katanya.

Pemkab juga mengagendakan pembangunan jalan dengan sistem betonisasi sepanjang ratusan kilometer, baik di wilayah Indramayu barat maupun Indramayu timur. Program betonisasi dilakukan secara bertahap karena keterbatasan anggaran. Sedangkan ruas jalan kabupaten yang menghubungkan antar desa di kecamatan masih dilakukan perbaikan dengan pengaspalan hotmix. 
comments | | Read More...

Hasil PRA UN Mata Pelajaran PAI TIDAK LULUS di Salah Satu SMA DI INDRAMAYU

Penulis : hihuu on Friday, 3 April 2015 | 08:57

Friday, 3 April 2015

HASIL PRA UN MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM TIDAK ADA SATU SISWA-PUN YANG LULUS
SMA Negeri 1 Krangkeng telah melaksanakan PRA UN pada semua mata pelajaran termasuk Pendidikan Agama Islam (PAI), namun sangat disayangkan, tidak ada satu siswa-pun yang lulus mata pelajaran PAI ini ....
Entah dimana letak kesalahaannya, apakah semua pelajaran belum terserap habis oleh siswa atau kualitas guru yang tidak kompeten karena berasal dari Kementerian Agama (bukan seorang guru sejati) yang tidak memiliki keahlian dalam mengajarnya .....?
Selama ini pelaksanan ujian sekolah untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) sangat beragam dan tidak dapat diketahui apakah sudah memenuhi Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) secara nasional .....
Sebagaimana diketahui bahwa tujuan dari penyelenggaraan Pra-UN tersebut adalah untuk melihat sampai sejauh mana kesiapan siswa SLTA dalam rangka mengikuti Ujian Nasional....
Dari hasil pelaksanaan Pra-UN tersebut diharapkan agar sekolah dapat melaksanakan langkah-langkah strategis guna mengantisipasi ketidak tercapaian standar nilai kelulusan yang telah ditetapkan secara nasional untuk tahun ajaran tersebut.....
Semoga SMA Negeri 1 Krangkeng dapat segera melakukan upaya pembenahan terhadap hasil Pra UN yang Konon katanya disebut sebagai salah satu SMA UNGGULAN di Indramayu .....
Dan semoga pada waktu Ujian Nasional nanti semuanya lulus tanpa bersyarat. kita doa kan sama - sama, supaya tujuan dari sekolah itu terpenuhi
comments | | Read More...

Situs Batu Pewadonan di Hutan Cikamurang - Terisi

Penulis : hihuu on Saturday, 21 March 2015 | 10:02

Saturday, 21 March 2015

Salah satu Belantara hutan di Cikamurang, Terisi ternyata memiliki potensi untuk pengembangan objek wisata alam yang bagus. situs batu pewadonan  merupakan Salah satu daya tarik yang patut untuk dikunjungi  dan dipelihara. Disebut batu pewadonan karena  bentuknya yang seperti menyerupai alat vital perempuan.

comments | | Read More...

Tempat Wisata ke Pulau Biawak Indramayu

Penulis : hihuu on Friday, 20 March 2015 | 23:00

Friday, 20 March 2015

Pada kesempatan ini kami ingin berbagi informasi tentang paket wisata ke Pulau Biawak di Indramayu. Banyak sekali orang yang bertanya tentang  informasi ini dan kami berharap apa yang akan ditulis disini bisa memberikan manfaat bagi yang membaca dan semoga Pulau Biawak semakin banyak pengunjungnya dan menjadi ramai supaya orang lain tahu.
 

Biaya & beberapa Jenis Paket
1. Paket  Snorkling : Rp. 550.000,- (Minimal untuk 10 Orang)
2. Paket  Diving  (Dive Licence) - 4x Dive : Rp.1.600.000,- (Minimal untuk  8 Orang)
3. Paket  Diving  (Try Dive) - 4x Dive : Rp.1.800.000,- (Minimal untuk  10 Orang)
4. Paket Regular ( No Snorkling No Diving ) : Rp.480.000,- (Minimal untuk  10 Orang)
DP ( Uang Dimuka) : 50% dari harga diatas tadi dan dibayarkan 1 Minggu sebelum  hari H (fast booking). Jika melakukan pembatalan kepergian maka uang  DP nya hangus.

Biaya sudah termasuk :
-  Makan 4 x = Breakfast, lunch, dinner, breakfast.
-  BBQ 1x.
-  Gratis Coffee break .
-  Transportasi kapal tradisional  Pulang Pergi  3-4 jam selam dalam perjalanan.
-  Penginapan Non AC.
-  Snack selama dalam perjalanan.
-  Air mineral (air putih).
-  Photo underwater(di bawah laut) khusus untuk paket snorkling dan diving.
-  Perizinan dari petugas dan pemerintah.
-  Paket Diving Include : BCD, Regulator, Tabung dan pemberat.
-  Paket Snorkling Include : Paket snorkling include : Fin, (full foot), mask dan snorkle
-  Paket Snorkling dan Diving berikut DM / Dive Operator Status Dive Master.

Biaya diatas  tidak termasuk :
-  Kendaraan saat perjalanan dari kota masing-masing Pulang Pergi.
-  Penjemputan di stasion KA Cirebon.

-  Penjemputan di simpang celeng.
comments | | Read More...

Polres Indramayu Nyatakan Perang Terhadap Begal

Penulis : hihuu on Tuesday, 17 March 2015 | 18:58

Tuesday, 17 March 2015

Polres Indramayu Nyatakan Perang Terhadap Begal



Perang lawan begal juga dilancarkan Polres Indramayu. Kapolres Indramayu AKBP Wijarnako bersama jajarannya sejak beberapa hari terakhir ini gencar memberantas aksi kejahatan jalanan yang cenderung marak terjadi di Indramayu, Jawa Barat.

Karena aksi begal sering terjadi, pengguna jalan nampaknya sudah memahami titik-titik rawan begal yang cenderung dilakukan saat magrib hingga dinihari.

 Daerah rawan begal ada di Jalur Utama Pantura maupun di Jalur Alternatif Kabupaten Indramayu. Masyarakat mewaspadai modus operansi begal yakni mencegat atau memepet sepeda motor serta harta benda pengendara di jalan setelah sebelumnya melukai atau mengancam melukai korban dengan senjata tajam.

Titik rawan begal di Jalur Pantura Indramayu yakni di jalan baru Lohbener-Widasari, jalan lama Lohbener-Leuwigede- Widasari. Jalan Jatibarang-Cadangpinggan Kecamatan Sukagumiwang. Jalan alternative Balongan-Juntinyuat- Karangampel-Krangkeng. Jalan alternative Karangampel- Segeran Kidul kecamatan Juntinyuat-Sudikampiran- Tambi Kecamatan Sliyeg-Jatibarang.

Upaya yang dilakukan Kapolres Indramayu AKBP Wijarnako dengan meningkatkan frekwensi patroli mobil keamanan, memasang spanduk waspada aksi begal serta yang terakhir merazia sepeda motor bodong di rumah-rumah warga. Aksi razia motor bodong ini cukup efektif mengamankan sejumlah barang bukti sepeda motor tanpa surat-surat kendaraan STNK/BPKB. Hasil razia motor bodong diamankan di Mapolres Indramayu.

 Hanya saja saat razia motor bodong di Kecamatan Krangkeng, sempat ricuh bahkan terjadi insiden penganiayaan dua anggota Babinsa Koramil Krangkeng luka parah dan sepeda motor dinasnya hangus dibakar massa karena sebelumnya massa memprotes razia motor bodong di rumah-rumah warga di Kecamatan Krangkeng.

Dua anggota Babanisa Koramil Krangkeng itu Serda Agus Budi Siswanto dan Serma Kamiludin yang sebetulanya tidak ada kaitannya dengan razia motor bodong yang dilancarkan jajaran Polres Indramayu. Kedua anggota bintara itu sedang bertugas mendata ketahanan pangan di Desa Srengseng. Saat akan kembali ke Makoramil Krangkeng mengendarai motor dinas, kebetulan berpapasan dengan massa yang sebelumnya marah karena memprotes razia motor bodong.

 Massa tiba-tiba melampiaskan amarahnya dengan menganiaya dua anggota Babinsa Krangkeng itu. Melihat massa mengamuk, Serda Agus Budi Siswanto yang dibonceng berupaya menyelamatkan diri dengan berlari kembali ke Balai Desa Srengseng.
 Namun Serma Kamiludin yang saat itu mengendarai sepeda motor dinas, posisianya terkepung massa. Massa mengeroyok korban hingga luka parah. Beberapa warga dan aparat desa menolong korban. Serma Kamiludin yang terluka parah dilarikan ke Rumah Sakit.


Namun sepeda motor dinas yang biasa dipakai korban tidak dapat digunakan lagi karena hangus dibakar massa. Pihak keluarga Serma Kamiludin mengharapkan aksi penganiyaan itu diusut tuntas untuk menghindari terulang kembalinya kejadian pahit itu.
comments | | Read More...

Beras Turun, Giliran Harga Bawang Yang Naik

Penulis : hihuu on Sunday, 15 March 2015 | 11:12

Sunday, 15 March 2015


 vs 


Indramayu bagian Barat Sudah Panen, Bulan April Diprediksi Harga Normal
KECAMATAN HAURGEULIS– harga beras di wilayah Kabupaten Indramayu bagian barat (Inbar) Sempat menembus Rp12 ribu/kg, dalam sepekan terakhir akan  bergerak turun. Hal ini di karenakan  menyusul datangnya musim panen padi di sejumlah kecamatan terutama di wilayah selatan seperti Kecamatan Gantar, Kecamatan Haurgeulis dan kecamatan Kroya.

Selain akibat itu juga datangnya musim panen, turunnya harga beras juga ditekan beras miskin (raskin) juga mempengaruhi  yang akan di mulai disalurkan oleh pemerintah kepada masyarakat.
“Sudah  turun, tapi harganya itu belum normal,” kata Pemilik PB Sumber Sri, Desa Wanakaya, Kecamatan Haurgeulis, Sukri, kepada Radar, Kamis (12/3).

Normalnya, kata dia, harga beras kualitas premium berkisar  Rp8.000-8.500/kg. Sedangkan harga yang sekarang ini masih dgn harga  Rp9.400/kg. Demikian pula beras yang kualitas sedang dan beras jelek( beras kawak), normalnya Rp7.500/kg dan Rp6.000/kg. Sementara harga beras yang sekarang ini menca[ai  Rp9.000/kg juga Rp8.000/kg.

“Itu harga idealnya. Ini bisa saja anjlok kalau musim panennya sudah menyeluruh dan meluas. Sekitar bulan April nanti, harga beras kualitas bagus bisa turun Rp7.500 per kilo,” ujar dia. Kata pemilik PB Sumber SRI.
Meski musim panen hanya dibeberapa titik wilayah, pasokan gabah yang ada untuk kemudian digi­ling menjadi beras sudah mu­lai melimpah. Di tempat usa­hanya dia, ppenggilingan gabah baru hampir dilakukan setiap hari.


Diperiode  kedua bulan ini bukan hanya beras, tapi harga sejumlah jenis sayur - sayuran juga mengalami penurunan harga. Golongan cabai misalnya. Harga cabai rawit atau cabai kecil dari Rp12.000/kg sekarang menjadi Rp8.000/kg. Cabai merah dulu  Rp14.000 menjadi Rp12.000 per - kg.
“Yang harganya lagi naik daun sekarang yaitu bawang merah. Yang Tadinya Rp12.000 per kilogram sekarang mencapai berkisar  antara Rp20.000-Rp. 25.000  per kilogram,” sebut dia  Santo, salah seorang penjual sayuran di Pasar Induk Sayuran Patrol. 
comments | | Read More...

Pamong Desa di Indramayu terancam Punah

Penulis : hihuu on Saturday, 14 March 2015 | 01:31

Saturday, 14 March 2015



KANDANGHAUR– Disah­kannya Undang-Undang (UU) Nomor 6 tahun 2014 tentang desa memberi harapan besar bagi aparatur pemerintah de­sa untuk meningkatkan per­eko­nomian masyarakat dan pem­bangunan infrastruktur dengan adanya anggaran lebih dari Rp1 miliar.
Namun di sisi lain, diber­lakukannya UU Desa ini ba­gi sebagian pamong desa di Kabupaten Indramayu men­jadi mimpi buruk. Mereka terancam turun jabatan gara-gara persyaratan yang tak dapat dilengkapi. Yakni mereka itu setidaknya harus berpendidikan minimalnya  SMA/ yang sederajat dan usianya tidak melebihi 42 tahun.
Tak dipungkiri lagi, umumnya pamong desa hanya mengan­dalkan ijazah SD atau SMP. Umur­nya pun rata-rata di atas 50 tahun. Dengan kondisi yang seperti  itu, kalaupun memaksakan diri akan tetap menjadi pamong desa, mereka  tidak berhak men­dapatkan gaji.

“Bisa saja tetap diangkat. Tapi Konsekuinsinya yaitu tadi. Kalau tidak memenuhi persyaratan sebagai pa­mong desa, mereka tidak berhak  men­da­patkan gaji,” kata Sekretaris Badan Perencanaan Pem­bangunan Daerah (Bappeda), Ari Risdianto APM MSi, Jumat (13/3).

Persyaratan dimaksud, tegas dia, secara normatif juga tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 tahun 2014 tentang peraturan pelaksanaan UU nomor 6 tahun 2014 mengenai desa.

Meskipun memiliki hak pre­rogatif, para kuwu baru maupun kuwu  yang lama harus tetap mengacu pada aturan yang berlaku. “Tidak ada jalan keluar lain untuk menyiasati persyaratan ini. Solusinya harus berpegang pada aturan,” tegas Ari.
DR. Dudung Indra Ariska S.H., M.H., sebagai Camat Kandanghaur,  menyatakan, persoalan per­syaratan pengangkatan pamong, menjadi suatu  dilema bagi semua kuwu, khususnya mereka yang baru saja dilantik.

Sebab, sudah menjadi rahasia umum, penunjukkan pamong desa syarat dengan politik balas budi. Mereka itu tidak serta merta diangkat terkecuali karena mereka memiliki peran dan jasa yang besar ketika pelaksanaan pilwu.


Pamong yang tidak me­me­nuhi persyaratan  namun ter­lanjur diangkat, tidak bisa dipecat begitu saja. Kalau terjadi pemecatan, bakal menim­bulkan  konflik dan bergejolak. Kalaupun di­pertahankan, hak-hak me­reka selama bekerja tidak bisa dipenuhi terkecuali kuwu sanggup memfasilitasinya.
Pasalnya, alokasi gaji untuk kepala desa dan perangkat hanya boleh dianggarkan sebe­sar 30 persen dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Sementara 70 persen sisa­nya, diperuntukan bagi pem­berdayaan masyarakat desa.
“Karena itu, selama ma­sa transisi menunggu diter­bitkannya Perda dan Perbup penerapan UU desa ini, para Kuwu silahkan melakukan pro­ses seleksi sebaik mungkin,” ini saran dia.
Menurut  Dudung, kualitas SDM di pemerintah desa itu sangat pen­ting agar pengelolaan dan perencanaan pembangunan dapat dilaksanakan secara maksimal sesuai harapan bersama. Upaya untuk mendapatkan SDM berkualitas, diantaranya seperti seleksi pamong desa harus dilakukan dengan baik sesuai dengan pedoman UU  yang berlaku. 
comments | | Read More...

Total Pageviews

Blogger news

About

Blogroll

 
Powered by Blogger